
Kata "Di"
A. Kata "di" sebagai kata depan itu, dipakai umumnya untuk menunjukkan "tempat melakukan aktivitas, tempat keberadaan", biasanya diikuti kata benda yang menunjukkan tempat, dan dipisahkan dengan spasi dengan kata benda tersebut.
Misalnya :
(1) Saya membaca buku di kamar.
(2) Ibu ada di dapur memasak ayam goreng.
B. Ada beberapa "di" sebagai kata depan yang diikuti kata benda yang menunjukkan waktu.
Misalnya :
(1) Memandangi bintang yang berkelap-kelip di malam hari.
(2) Berjalan-jalan mengelilingi kota di sore hari bersama sahabat-sahabat tercinta.
C. Kata "di" sebagai imbuhan yang berfungsi menunjukkan bentuk pasif. Biasanya diikuti verba (kata kerja), atau kata benda yang sudah "diverbakan" (istilah ini ada atau ga saya juga kurang yakin) yaitu kata benda yang dijadikan verba dengan diberi imbuhan, dan penulisannya disambung alias tidak memakai spasi. Misalnya :
(1) Adik dikejar anjing.
(2) Almarhum akan dimakamkan siang ini.
Kata "Ke"
A. Awalan ke- yang diikuti oleh bilangan (satu, dua, dst). Awala, ke- ditulis serangkai dengan kata yang mengikutinya. Misalnya :
(1) Ke-dua kalinya aku melakukannya.
(2) Ini sudah ke-lima kalinya kamu mengulang.
B. Kata ke yang ditulis terpisah bila berfungsi sebagai kata depan yang menandai arah atau tujuan.
Misalnya :
(1) Ibuku pergi ke pasar.
(2) Aku ingin pergi ke Surabaya.
C. Kata ke yang berfungsi sebagai imbuhan. Biasanya akan di tulis tersambung. Misalnya :
(1) Kepastian yang tidak mungkin aku dapatkan.
(2) Setiap manusia selalu memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar